Spa Muslimah, Salon Muslimah, Franchise Salon, Salon dan Spa Muslimah, Waralaba Salon, Usaha Salon, Cantik Alami, Bisnis Spa, Bisnis Salon Muslimah, Peluang Bisnis Salon Muslimah, Kecantikan Alami,salon muslimah semarang



Perawatan rambut bagi wanita berjilbab sedikit berbeda dengan perawatan rambut pada umumnya, karena memiliki masalah yang juga berbeda. Namun, bila perawatan rambut yang dilakukan benar, rambut tertutup tetap bisa sehat. Berikut 7 tips yang bisa Anda lakukan dalam merawat rambut berjilbab agar tetap sehat:

1.  Pilihlah jilbab yang berbahan katun atau kaus, karena pori-porinya bisa melancarkan sirkulasi udara. Kenakan model jilbab yang praktis. Model jilbab tumpuk membuat kulit kepala berkeringat dan memicu ketombe.

2.    Saat menggunakan jilbab, rambut harus benar-benar kering. Rambut yang basah atau lembab dapat memicu timbulnya ketombe dan bau tak sedap.

3.    Pilih jilbab dengan warna lembut, karena dapat memberi efek sejuk ke kulit kepala sehingga folikel rambut tidak terhambat dalam pertumbuhan rambut.

4.  Jaga kebersihan rambut dan kulit kepala. Keramas teratur minimal dua-tiga kali seminggu dan pilih produk rambut -sampo, conditioner, masker, serum- yang sesuai dengan jenis rambut serta kebutuhan Anda.

5.  Selalu sisir dan rapikan rambut sebelum dan sesudah mengenakan jilbab. Gunakan sisir plastik bergigi jarang untuk mengurangi kerontokan. Hindari menyisir dari garis belahan rambut karena awal kerontokan bisa bermula dari garis belahan rambut.

6.  Perhatikan cara mengikat rambut. Jika rambut Anda panjang, gelung atau ikat dalam kondisi renggang dan pilih ikat rambut yang lembut. Hindari jepitan besi atau karet gelang karena bisa menyebabkan kerusakan rambut akibat pergesekan dengan bahan tersebut. Mengikatnya terlalu kuat juga bisa menimbulkan rasa pusing di kepala.

7.    Penuhi nutrisi rambut dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan protein dan vitamin B6, B12, C, serta vitamin pendukung rambut lainnya.


            
Akibat pelebaran pembuluh darah yang memungkinkan timbulnya warna kemerahan pada permukaan bola mata. Tingkat kemerahan pada mata umumnya tidak terkait dengan tingkat keparahan suatu penyakit mata yang dialami. Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah keluhan yang menyertainya semisal gangguan penglihatan, sakit kepala, muntah, dan mual.

Penyebab terjadinya mata merah ada berbagai macam. Sebagian kasus membutuhkan perhatian khusus atau bahkan sebaliknya, tidak memerlukan penanganan sama sekali. Tidak semua mata merah yang terjadi disebabkan oleh asap atau debu, melainkan juga bisa disebabkan oleh alergi, iritasi bahan kimia, atau infeksi akibat jamur, virus, dan bakteri, serta mata kering. Mata merah adalah suatu kondisi yang cukup sering dialami banyak orang.

Ada beberapa penyebab terjadinya mata merah, diantaranya adalah :

11. Alergi
   Mata merah yang diakibatkan oleh alergi biasanya terasa gatal, berair, dan berwarna merah. Untuk mengatasinya terbilang cukup sederhana, yakni dengan menghindari paparan terhadap sumber alergi atau juga bisa dengan meneteskan obat tetes mata yang mengandung anti peradangan.

22. Iritasi bahan kimia
   Mata merah yang disebabkan karena iritasi bahan kimia bisa diketahui apabila sebelumnya pernah terjadi paparan mata karena bahan kimia. Untuk mengatasinya, basuhlah mata dengan air mengalir sesegera mungkin.

33. Mata kering
    Mata merah yang terjadi akibat mata kering biasanya membuat mata terasa perih dan lelah. Untuk mengatasinya bisa dengan menggunakan pelembab mata yang berisikan air mata buatan. Pelembab ini sebaiknya digunakan setiap hari dalam jangka panjang untuk menjaga mata agar tetap segar dan sehat.

44. Infeksi
    Mata merah yang diakibatkan oleh infeksi umumnya disertai dengan adanya kotoran pada mata dan menyebabkan mata terasa perih. Untuk mengatasi hal ini tidaklah terlalu rumit, cukup dengan memberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik.

Anda tidak disarankan mengobati mata merah dengan cara tradisional seperti daun sirih. Hal ini karena metode tersebut belum terbukti secara klinis, dan bahkan dapat mengakibatkan iritasi mata. Selain itu, ada sebagian masyarakat yang meyakini bahwa urin atau ludah bisa mengobati mata merah. Hal tersebut adalah mitos dan menyesatkan. Anda sangat disarankan segera berkonsultasi dengan dokter apabila anda menemui beberapa kondisi atau keadaan seperti berikut ini :

  • Mata merah lebih dari 2 hari.
  • Mata merah yang disertai dengan muntah atau mual.
  • Mata merah akibat terkena trauma benda tajam.
  • Ada benda asing pada mata.
  • Mata merah yang disertai rasa sakit dan gangguan penglihatan.
  • Sangat sensitif apabila terkena cahaya (silau berlebihan).
  • Terjadi kelainan kulit (seperti cacar air yang timbul di sekitar mata).
  • Adanya kotoran mata berwarna kuning atau kehijauan.





Sesungguhnya mudah bagi seseorang meninggalkan dosa-dosa besar, namun ada beberapa dosa yang bersifat halus dan tersembunyi sehingga tidak disadari seseorang, atau kalau pun yang bersangkutan menyadarinya tetap saja sulit baginya untuk membuangnya. Sebagai contoh, demam typhus yang merupakan penyakit berat yang diikuti demam tinggi, bisa segera diobati dengan obat yang tepat, tetapi tuberkulosa yang bekerja diam-diam tak terlihat malah lebih sulit pengobatannya.


Begitu juga dengan dosa-dosa halus yang tersembunyi dengan akibat manusia bersangkutan tidak bisa mencapai derajat keruhanian yang luhur. Bentuknya adalah dosa-dosa akhlak yang menimbulkan gangguan dalam kehidupan sosial. Perbedaan sedikit saja dalam status sosial telah menimbulkan kedengkian, kebencian, kecemburuan, kemunafikan dan ketakaburan dimana seseorang lalu memandang rendah saudaranya. Kalau ada seseorang yang melakukan shalat secara patut selama beberapa hari dan orang-orang memujinya karena itu, ia lalu menjadi korban kesombongan dan rasa harga diri tinggi sehingga kehilangan ketulusan yang sebenarnya menjadi tujuan pokok daripada peribadatan.

Jika Allah s.w.t. mengaruniakan kekayaan, pengetahuan, status sosial yang tinggi atau kehormatan, orang cenderung mulai memandang rendah saudaranya yang lain yang tidak memperoleh karunia tersebut. Bila karena sifat keras kepala atau rasa permusuhan, hubungan seseorang dengan saudaranya menjadi buruk, biasanya ia cenderung menyibukkan dirinya siang dan malam mencari-cari kesalahan saudaranya atau mengadukannya kepada yang berwenang dengan cerita kelemahan yang dikarang-karang agar ia bisa menggantikan posisi saudaranya itu, padahal ia sendiri yang mempunyai kelemahan dimaksud.

Semua itu merupakan dosa-dosa tersembunyi yang sulit dibuang. Sifat takabur/kesombongan termasuk di dalamnya dan dimanifestasikan dalam berbagai bentuk. Para pemuka agamapun juga ada yang menderita penyakit ini berkaitan dengan pengetahuan yang dimilikinya.  Mereka menyibukkan diri sepanjang waktu mencari-cari kesalahan satu sama lain di bidang intelektual dengan tujuan mempermalukan dan merendahkan yang lainnya. Sulit sekali mengenyahkan dosa-dosa halus seperti itu padahal termasuk dosa yang tidak diampuni menurut kaidah Ilahi.

Tidak hanya manusia awam yang terjangkiti dosa ini, karena juga terdapat pada orang-orang yang biasa menghindari dosa-dosa umum serta dipandang sebagai ulama, cendekiawan atau mereka yang berderajat tinggi. Terhindarnya dari dosa-dosa tersembunyi tersebut bagaikana sejenis kematian. Sampai seseorang lepas dari kegelapan dosa demikian maka ia tidak akan pernah mencapai kesucian nurani dan menjadi pewaris dari segala anugerah dan keluhuran yang dikaruniakan Allah s.w.t. kepada mereka yang telah disucikan kalbunya.

Beberapa orang menganggap dirinya telah lepas dari keburukan akhlak demikian, tetapi ketika mereka bertemu dengan orang lainnya, langsung saja mereka bangkit dan tidak mampu menekan perasaan memandang diri lebih serta ketakaburan mereka dengan memperlihatkan manifestasi akhlak rendah yang mereka kira telah mereka tinggalkan. Pada saat seperti itulah akan terlihat bahwa mereka sebenarnya belum lepas dari dosa-dosa dimaksud dan belum memperoleh kemaslahatan serta masih jauh dari tingkat kesucian kalbu yang menjadi ciri dari orang-orang muttaqi.

Semua ini menunjukkan bahwa kesucian akhlak adalah suatu hal yang sangat sulit dicapai dan tak mungkin diperoleh tanpa rahmat Allah s.w.t. Rahmat demikian bisa diperoleh dengan tiga cara, yaitu, pertama, berusaha dan berencana, kedua, shalat dan berdoa, dan ketiga, memelihara silaturrahmi dengan seorang yang muttaqi. (Khutbah-khutbah, hal. 17-18).
On 20.10 by Mutia SALON MUSLIMAH in , , , ,
Ruang creambath dan meni pedi d'Mutia Spa & Salon Muslimah yang nyaman di lengkapi dengan AC, musik islami terapis yang ramah membuat tubuh sehat, fresh dan siap untuk melanjutkan aktivitas dengan lebih semangat.

d'Mutia Spa & Salon Muslimah
Jl. Lampersari No. 54 Sompok, Semarang
024 831 5811 /085 600 275 041

 "وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَىْءٍۢ مِّنَ ٱلْخَوْفِ وَٱلْجُوعِ وَنَقْصٍۢ مِّنَ ٱلْأَمْوَلِ

وَٱلْأَنفُسِ وَٱلثَّمَرَتِ ۗ وَبَشِّرِ ٱلصَّبِرِينَ ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَبَتْهُم مُّصِيبَةٌۭ 

قَالُوٓا۟ إِنَّالِلَّه وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَجِعُونَ |

'Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa mushibah, mereka mengucapkan:" Innaalillaahi wa innaa ilaihi raajiuun ". '
(QS. AL BAQARAH:155-156)
On 19.40 by Mutia SALON MUSLIMAH in , , , , , , , ,

TUHAN DAN KERINDUAN 

Dalam kealpaan diriku wajahMu tersembunyi
Dalam hitam kelam malam
Bintang, Rembulan, Matahari
Semua sujud PadaMu
Menikam cinta paling dalam
Tanpa sekat
Tanpa Klimaks

Dari sisi manakah aku memulai
Melukiskan Engkau yang kasat mata namun ada
Bahkan mengalir dalam darah

Sejauh mana aku berlari pasti akan ada titik kembali
Sejauh mana aku bersembunyi pasti akan ada titik temu

Terlalu jauh dari wajahMu yang agung, teduh dan kasih
Garis dan titik aku pertemukan menampilkan watak yang beringas
Kini kuyakini sepenuhnya bahwa Engkau tak mungkin kugambar
Tinggal kumohon ampunanMu atas doaku

Dalam kehangatan nafasMu aku khusyuk berdoa
Barangkali dapat kutafsirkan makna firmanMu
Peluklah aku dengan kasih sayangMu

Allah..
Kalau aku bukan aku yang sekarang.

Semarang, 2 Oktober 2014
19.57 WIB
Nanie Arifin

   
Empat Wanita Dalam Surga Dan Empat Wanita Dalam Neraka

4 Wanita Dalam Surga :

  1. Wanita yang menjaga diri dari berbuat haram, berbakti pada Allah swt, Rasul dan suaminya.
  2. Wanita yang menerima dengan senang hati keadaan serba kekurangan dengan suaminya dan banyak keturunannya serta penyabar.
  3. Wanita yang bersifat pemalu dan bila suaminya pergi ia menjaga diri dan harta suaminya dan jika suaminya datang ia mengekang mulutnya dari perbuatan yang tidak layak.
  4. Wanita yang ditinggal mati suaminya dan mempunyai anak masih kecil lalu menahan dirinya untuk kawin lagi karena ingin mengurus anak-anak dan mendidik serta memperlakukannya dengan baik, dan bersedia kawin lagi karena khawatir anaknya akan sia-sia / terlantar.

 

4 Wanita Dalam Neraka ( kecuali telah bertobat) :

  1. Wanita yang mulutnya jelek pada suaminya dan jika suaminya pergi ia tidak menjaga dirinya dan jika suaminya datang ia memaki / memarahinya.
  2. Wanita yang memaksa suaminya membeli apa yang suaminya tidak mampu.
  3. Wanita yang tidak menutupi dirinya dari laki-laki lain dan keluar rumah dengan menampakkan perhiasan dan kecantikannya untuk menarik perhatian laki-laki lain.
  4. Wanita yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur serta tidak berbakti pada Allah swt dan suaminya.